Hallo! Selamat datang di blog ini!
Kali ini saya akan membahas tentang Konvergensi Media. Apa itu Konvergensi Media?. Apakah kalian masih ingat pelajaran IPA Bab Cahaya? Jika kalian masih ingat, berkas cahaya digolongkan menjadi 3, salah satunya adalah konvergen. Berkas sinar konvergen yaitu berkas sinar yang arahnya ke satu titik. Sedangkan dalam kbbi online, arti konvergen /kon.ver.gen/ adalah bersifat menuju satu titik pertemuan; bersifat memusat. Sedangkan konvergensi /kon.ver.gen.si/ adalah keadaan menuju satu titik pertemuan. Dari beberapa pengertian di atas, sudah mulai ada bayangan apa itu konvergensi media?
Kali ini saya akan membahas tentang Konvergensi Media. Apa itu Konvergensi Media?. Apakah kalian masih ingat pelajaran IPA Bab Cahaya? Jika kalian masih ingat, berkas cahaya digolongkan menjadi 3, salah satunya adalah konvergen. Berkas sinar konvergen yaitu berkas sinar yang arahnya ke satu titik. Sedangkan dalam kbbi online, arti konvergen /kon.ver.gen/ adalah bersifat menuju satu titik pertemuan; bersifat memusat. Sedangkan konvergensi /kon.ver.gen.si/ adalah keadaan menuju satu titik pertemuan. Dari beberapa pengertian di atas, sudah mulai ada bayangan apa itu konvergensi media?
Langsung saja!
Menurut Burnett dan Marshall Konvergensi Media adalah
penggabungan media, industri telekomunikasi dan segala bentuk media komunikasi
ke dalam bentuk digital. Secara sederhana, konvergensi media adalah bergabungnya berbagai media konvensional ke dalam suatu media tunggal. Contoh paling populer dari konvergensi media adalah Smartphone. Dengan smartphone kita bisa mengambil foto/video, menonton film, bermain game, mendengarkan musik, terhubung dengan orang lain lewat
aplikasi sosial media, membeli sesuatu lewat aplikasi belanja online, serta
mengupdate informasi di seluruh dunia lewat aplikasi berita. Belum lagi
berbagai aplikasi bawaan dari smartphone seperti alarm, kalkulator, kalender,
perekam suara, dll. Selain smartphone, kemampuan yang hampir sama juga dimiliki
oleh laptop, meskipun tidak se-fleksibel smartphone.
Konvergensi media memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan manusia, baik itu pengaruh positif maupun negatif. Tanpa dijelaskan terlalu detail kalian pasti sudah menyadari banyak pengaruh positif dari konvergensi media, seperti akses informasi lebih cepat, mudah, murah serta komunikasi yang lebih interaktif. Tapi, mungkin banyak juga di antara kalian yang belum menyadari pengaruh negatif dari konvergensi media. Saya ingin bertanya, masih sering kah kalian membaca koran dan majalah?. Jika kalian menjawab tidak, maka itulah salah satu pengaruh negatifnya, penurunan industri media cetak. Dari penurunan industri media cetak, akan berbuntut pada minimnya lowongan pekerjaan di industri media cetak. Pengaruh negatif lain dari konvergensi media adalah ketergantungan pada teknologi yang bisa membuat orang menjadi malas.
Konvergensi media memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan manusia, baik itu pengaruh positif maupun negatif. Tanpa dijelaskan terlalu detail kalian pasti sudah menyadari banyak pengaruh positif dari konvergensi media, seperti akses informasi lebih cepat, mudah, murah serta komunikasi yang lebih interaktif. Tapi, mungkin banyak juga di antara kalian yang belum menyadari pengaruh negatif dari konvergensi media. Saya ingin bertanya, masih sering kah kalian membaca koran dan majalah?. Jika kalian menjawab tidak, maka itulah salah satu pengaruh negatifnya, penurunan industri media cetak. Dari penurunan industri media cetak, akan berbuntut pada minimnya lowongan pekerjaan di industri media cetak. Pengaruh negatif lain dari konvergensi media adalah ketergantungan pada teknologi yang bisa membuat orang menjadi malas.
Lalu, bagaimana dengan si Animanda ini?
Tentu, tentu saja saya terpengaruh oleh konvergensi media.
Ingin tahu apa pengaruhnya pada saya?
Baiklah, akan saya ceritakan.
Salah satu pengaruhnya adalah pada tujuan pembuatan blog ini. Saya bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Namun, di jaman sekarang seorang jurnalis harus multiskill, tak hanya satu keahlian saja. Selain menulis, kemampuan memproduksi multimedia seperti mengedit, membuat video, membuat animasi, fotografi, serta infografik pun sepatutnya dimiliki. Jurnalis harus mengikuti perkembangan teknologi. Di era digital ini, jurnalis tak hanya menulis di media cetak saja tetapi juga media online. Harus tahu cara memakai berbagai sosial media seperti misalnya instagram, youtube, twitter, facebook, serta blog. Oleh alasan itulah, saya mulai belajar menulis di blog ini. Pengaruh positif dari konvergensi media bisa saya rasakan ketika membuat postingan ini. Beberapa informasi untuk mendukung tulisan ini saya dapatkan dari berbagai situs di internet, baik lokal maupun internasinal. Akses informasinya pun mudah dan cepat. Namun, penyusunan tulisan ini juga terkendala oleh adanya konvergensi media, yaitu smartphone saya sendiri. Di postingan pertama yang berjudul About Me & This Blog, saya mengatakan bahwa saya menyukai channel youtube Jurnalrisa, Ewing HD, Rest In Peace, Hagz, serta Nessie Judge. Nah, malam Jumat kemarin, semua channel itu mengupload video baru. Saya pun tergoda untuk menonton semua video mereka saat itu juga. Akhirnya saya menelantarkan penyusunan postingan ini. Benar, saya memang bisa dibilang sudah ketergantungan dengan teknologi. Jika sehari tak memakai smartphone, rasanya seperti kehilangan separuh hidup saya. Bahkan jika sudah menonton semua video terbaru di channel youtube tersebut, saya masih mencari channel lain untuk mencari video yang belum saya tonton atau hanya untuk mendengarkan lagu-lagu favorit saya. Dan semua hal tersebut membuat saya benar-benar tampak seperti pemalas. Bahkan saya sudah jarang membaca buku, padahal sejak SD saya sangat suka membaca buku cerita. Ternyata saya memang sudah menjadi seorang pemalas. Saya baru sadar hari ini...!😱😱
Demikian pembahasan tentang konvergensi media dari saya. Jadi, apa pengaruh konvergensi media bagi kehidupan kalian? Ceritakanlah di kolom komentar... Kolom komentar juga termasuk salah satu pengaruh positif dari konvergensi media, yaitu komunikasi interaktif. Tapi, jangan terlalu banyak menghabiskan waktu dengan smartphone/komputer kalian hanya untuk berkomentar di blog ini. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Jangan sampai kalian ikut-ikutan jadi pemalas seperti saya! Okay, nantikan postingan selanjutnya minggu depan. Oh ya, saya ucapkan terima kasih atas kunjungan kalian di blog ini.
Baiklah, akan saya ceritakan.
Salah satu pengaruhnya adalah pada tujuan pembuatan blog ini. Saya bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Namun, di jaman sekarang seorang jurnalis harus multiskill, tak hanya satu keahlian saja. Selain menulis, kemampuan memproduksi multimedia seperti mengedit, membuat video, membuat animasi, fotografi, serta infografik pun sepatutnya dimiliki. Jurnalis harus mengikuti perkembangan teknologi. Di era digital ini, jurnalis tak hanya menulis di media cetak saja tetapi juga media online. Harus tahu cara memakai berbagai sosial media seperti misalnya instagram, youtube, twitter, facebook, serta blog. Oleh alasan itulah, saya mulai belajar menulis di blog ini. Pengaruh positif dari konvergensi media bisa saya rasakan ketika membuat postingan ini. Beberapa informasi untuk mendukung tulisan ini saya dapatkan dari berbagai situs di internet, baik lokal maupun internasinal. Akses informasinya pun mudah dan cepat. Namun, penyusunan tulisan ini juga terkendala oleh adanya konvergensi media, yaitu smartphone saya sendiri. Di postingan pertama yang berjudul About Me & This Blog, saya mengatakan bahwa saya menyukai channel youtube Jurnalrisa, Ewing HD, Rest In Peace, Hagz, serta Nessie Judge. Nah, malam Jumat kemarin, semua channel itu mengupload video baru. Saya pun tergoda untuk menonton semua video mereka saat itu juga. Akhirnya saya menelantarkan penyusunan postingan ini. Benar, saya memang bisa dibilang sudah ketergantungan dengan teknologi. Jika sehari tak memakai smartphone, rasanya seperti kehilangan separuh hidup saya. Bahkan jika sudah menonton semua video terbaru di channel youtube tersebut, saya masih mencari channel lain untuk mencari video yang belum saya tonton atau hanya untuk mendengarkan lagu-lagu favorit saya. Dan semua hal tersebut membuat saya benar-benar tampak seperti pemalas. Bahkan saya sudah jarang membaca buku, padahal sejak SD saya sangat suka membaca buku cerita. Ternyata saya memang sudah menjadi seorang pemalas. Saya baru sadar hari ini...!😱😱
Demikian pembahasan tentang konvergensi media dari saya. Jadi, apa pengaruh konvergensi media bagi kehidupan kalian? Ceritakanlah di kolom komentar... Kolom komentar juga termasuk salah satu pengaruh positif dari konvergensi media, yaitu komunikasi interaktif. Tapi, jangan terlalu banyak menghabiskan waktu dengan smartphone/komputer kalian hanya untuk berkomentar di blog ini. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Jangan sampai kalian ikut-ikutan jadi pemalas seperti saya! Okay, nantikan postingan selanjutnya minggu depan. Oh ya, saya ucapkan terima kasih atas kunjungan kalian di blog ini.
Selamat berakhir pekan!
Have a sweet day!
Kak dolipeng anak ipa toh ternyata
BalasHapusDolipeng sekarang anak Teknik Komunikasi Negara.
HapusBlog yang baru kemana, ko menghilang
HapusBlog yang baru kemana, ko menghilang
Hapus