Hallo! Selamat datang di blog ini!
Akhir-akhir ini banyak peristiwa menghebohkan
terjadi di sekitarku. Dari pemberlakuan jam malam kampus, sampai polusi suara akibat
kampanye, inilah 5 peristiwa menghebohkan di sekitarku bagian 1, setelah
pesan-pesan berikut ini.... lho, kok jadi
opening Ewing HD, yak?. Ok! Ok! Langsung ke intinya! Aku tak akan membahas dua
peristiwa yang kusebutkan tadi. Mengapa? Karena, kemungkinan besar teman-temanku
juga akan membahas salah satu dari dua hal tersebut. Aku pun yakin inti
pembahasan mereka juga tak jauh berbeda. Jadi, kali ini aku akan membahas Indonesia Bottle Flip Competition (sepertinya belum ada yang membahas hal ini) yang diikuti oleh salah satu UKM di kampusku. Kok rasanya lebih menarik bahasan jam malam dan kampanye ya? Enggak
juga kok, ini juga menarik, ayo, baca dulu sampai selesai. Tapi tenang saja,
jika kalian penasaran dengan pembahasan jam malam kampus serta polusi suara
kampaye, aku akan menambahkan tautan ke
blog teman-temanku yang membahas hal tersebut. Tautan-nya kutaruh di akhir pembahasan
ini.
Langsung saja....!
Untuk memulai pembahasan ini, kita harus
tahu apa itu Indonesia Bottle Flip Competition.
Berdasarkan website Nu Green Tea di www.nutea.co.id dan instagram @nugreenteaid, Indonesia Bottle Flip Competition adalah kompetisi
flip bottle dengan menggunakan botol NU TEA ukuran 330 ml atau 200 ml. Ada 4
kategori kompetisi, yaitu Lemparan tepat sasaran, Lemparan beruntun, Lemparan
bersama, dan Freestyle. Untuk mengikuti kompetisi, rekam video aksi lempar
botolmu dan upload video dengan hashtag #BottleFlipNu dan tag akun @nugreenteaid
/ FB Nu Green Tea / Twitter @nugreentea. Jika kurang mampu untuk melakukan flip
bottle, kalian masih bisa memenangkan hadiah undian dengan cara mengirimkan minimal 2 label NU TEA ukuran 300 ml atau 200
ml ke PO BOX NU TEA JKS 12004. Kalian bisa melakukan 2 cara tadi agar peluang
menang lebih besar. Hadiah yang ditawarkan pun tidak main-main, seperti apple
watch, iphone x, iphone 8, vespa, serta uang tunai dengan total mencapai 200
juta rupiah.
Lalu,
apa masalahnya?
Nah, ceritanya salah satu Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM) di kampusku sedang mencari dana supaya bisa ikut lomba paduan
suara tingkat internasional di Singapura. Mereka adalah Paduan Suara Mahasiswa Gradio
Sonora Tidar (PSM GST). Berbagai cara mereka lakukan untuk menghimpun dana,
seperti melakukan penggalangan dana lewat kitabisa.com, menjual barang bekas,
mengamen, penjualan merchandise, serta mengikuti Indonesia Bottle Flip
Competition yang telah kujelaskan tadi. Mereka mengikuti kompetisi flip bottle
pada kategori Lemparan Bersama dengan memakai akun @fickyjihanababa. Pada tanggal 1
April 2019, banyak anggota PSM GST men-share pesan di Whatsapp. Mereka meminta
bantuan berupa vote supaya bisa lolos sebagai pemenang. Namun, di postingan akun
instagram @nugreenteaid tertanggal 1 April, banyak komentar menduga telah terjadi
kecurangan yang dilakukan oleh beberapa peserta dalam video aksi lempar botol. Dugaan
tersebut muncul karena dalam waktu satu hari ada beberapa video yang telah mendapatkan
puluhan ribu vote, padahal video lain belum mencapai 300 vote. Beberapa yang
curiga adalah akun @moseslawalata dan @fatwa_arief.
Kalian bisa mengunjungi akun instagram @nugreenteaid untuk mengetahui semua
komentar disana.
@moseslawalata “Min mohon dicek dm saya, saya melihat adany dugaan kecurangan yg dipakai
bbrp kontestan yg masuk di grand prize ini, setidakny ada 2 akun yg kenaikan
jumlah vote ny sangat tidak wajar di kategori lemparan bersama. Saya mengikuti
jalanny vote mulai pagi td, dlm setiap 10 menit video mereka slalu bs
mendapatkan sekitar 500an like secara konsisten disaat video yg lain baru hanya
bs mendapatkan 5-10 like secara nyata. Sangat tidak wajar dan tidak masuk akal.
Saya harap team juri @nugreenteaid bisa melihat hal ini dengan serius dan
berlaku adil sesuai dengan peraturan yg tertulis, krn ini sangat mencederai
kompetisi dan membuat persaingan berjalan tidak sehat. Terima kasih @nugreenteaid”
@fatwa_arief “Min saya selalu pantau perkembangan
voting, dan saya menemukan kejanggalan di Kategori Tepat Sasaran dan Lemparan
Bersama. Saya sudah melakukan usaha semaksimal mungkin dengan berbagai cara
yang fair dan memakan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan 80 suara. Namun ada
video yg dalam kurang dari 30 mnit bisa mendapatkan hampir 1000 suara. Saya
mohon yang sebesar-besarnya untuk ditinjau lagi, karena proses voting sangat
mudah dimanipulasi menggunakan IP Manipulation. It just doesn't make sense and
logical. Terima kasih banyak Nu Green Tea👏"
![]() ![]() |
| Gambar: komentar @moseslawalata |
Salah satu video yang mendapat puluhan
ribu like dalam waktu singkat yaitu, video dari akun @fickyjihanababa atau
dengan kata lain adalah PSM GST. Oleh karena itu @fickyjihanababa pun ikut
berkomentar.
@fickyjihanababa
“Karena ada suara berhubungan dengan
akun saya, di kategori lemparan bersama, saya ucapkan terimakasih sudah
menyuarakan hal ini, untuk voting dan jumlah yang saya dapatkan emang dari
teman-teman dan jaringan/relasi yang saya buat, saya bisa make sure dengan
bukti yang sudah saya lakukan untuk mempromosikan vote ini, mungkin kita bisa
lewat DM untuk bukti yang sudah saya lakukan. Saya juga bisa kasih jumlah
anggota komunitas dan share kemana aja kok.. Saya dari komunitas besar yang
memang sedang berjuang agar bisa mendapat dana dan memenangkan kompetisi ini.
Karena reward yang diberikan oleh @nugreenteaid sangat besar, dan ini
dapat membantu komunitas saya PSM Grandio Sonora Tidar (@psm_gst) berangkat
kompetisi ke Singapura mewakili Indonesia pada bulan Juli tahun ini. Dan untuk masalah IP yang
di suarakan itu sendiri, itu saya nggatau apa itu, dan jujur saya malah tidak
mudeng, singkatan dari IP saja saya gatau. Kalau mungkin ada cara yang menciderai
kompetisi ini saya ga berani melakukannya karena saya juga bakal takut
dampaknya. Sebenernya Saya juga heran dan seneng juga khawatir kenapa bisa
sebanyak itu, tapi sekali lagi saya bisa membuktikannya kok. beberapa bukti juga sudah saya posting di story. mungkin
untuk make sure bahwa saya dari komunitas besar dan sedang butuh dana bisa
check di kitabisa.com/bantugst :)”
Setelah mendapat cukup banyak komentar,
@nugreenteaid pun menjawab keresahan para netizen.
@nugreenteaid
“@moseslawalata Hai Nu Addict,
terima kasih atas masukan dan sarannya. Akan ada tim terkait ya cek dan sistem
kami juga menghindari kecurangan ya. 😉”
| Gambar: jawaban @nugreenteaid |
Setelah itu, kelanjutan dari jawaban
@nugreenteaid adalah dengan mengubah sistem vote dari yang sebelumnya memakai sistem
cookies menjadi sistem verifikasi nomor telepon.
| Gambar: Sistem cookies |
![]() |
| Gambar: sistem verifikasi nomor telepon |
Setelah sistem vote berubah, beberapa orang pun berkomentar di akun @nugreenteaid. Ada dari mereka yang semakin yakin bahwa sebelumnya telah terjadi kecurangan. Karena setelah penggantian sistem vote, video-video yang sebelunya mendapat peningkatan vote cepat, sekarang mengalami peningkatan yang lambat bahkan terkesan tak bertambah, seperti komentar @nicolasandrre dan @garasibung. Namun, @fickyjihanababa juga ikut berkomentar, ia mendukung komentar @nicolasandrre.
@nicolasandrre
“Min, coba lihat setelah vote
diharuskan menggunakan nomor hp yang terdaftar.. hari ini sangat sedikit sekali
vote yang masuk ke kontestan, tidak seperti kmarin vote melunjak drastis karna
gampang dimanipulasi.. ini mengindikasikan brarti memang bbrapa kontestan
menggunakan cara yang curang untuk voting 2 hari kmarin sampai puluhan ribu.
Tapi tetap min, klo bgini caranya yang sudah curang kmarin sudah punya vote
puluhan ribu ya bisa tetap menang.. karna skarang vote sudah dipersulit, makin
sulit juga buat kita yang jujur ini nambah voters.. saya harap ada voting ulang
mulai dari 0 untuk semua kategori demi kompetisi yang fair.. dan dari awal
memang sudah pakai nomor handphone.. jadi benar" fair, tidak ada kecurangan
di awal.. Terimakasih.”
@fickyjihanababa
“@nicolasandrre betul saya juga
sepakat, mohon pihak @nugreenteid melakukan reset vote mulai dari nol, agar tidak merugikan
banyak kontestan.. sebelum terlalu jauh. Saran aja min ❤”
@garasibung “Saya perhatikan semenjak metode vote
dirubah dengan harus mencantumkan nomor tlp, sangat terlihat sekali, akun2 yg
telah mendapatkan puluhan ribu vote dan bisa mendapatkan ratusan like hanya dlm
hitungan menit kini dlm hitungan jam bahkan 1 harian ini hanya bisa mendapatkan
puluhan like saja, bahkan ada yg tidak bertambah sm sekali 😄 Good job @nugreenteaid metode vote baru ny sudah oke!
tinggal kini jumlah vote ny yg mungkin harus diulang kembali agar perolehan /
persaingan vote bs berjalan adil bagi seluruh peserta nya”
![]() ![]() |
| Gambar: komentar @nicolasandrre |
Waduh, panjang juga ya pembahasannya! Apanya yang menarik
sih?
Jadi, tahukan kalian pesan
seperti apa yang anggota PSM GST share saat hari pertama vote dimulai? Isi pesannya
adalah:
“Alhamdulillah berkat dukungan teman-teman kemarin, kami
lolos ke babak 5 besar🥺🥺🥺. Untuk itu kami butuh bantuan
dari Temen-temen sekali lagi untuk melakukan like di link dibawah ini agar
lolos sebagai pemenang: https://nutea.co.id/m/index.html#/top5-kategori/duel
Dukungan teman-teman semua sangat berarti bagi kami untuk bisa ikut
berkompetisi di ajang lomba paduan suara tingkat internasional di Singapura
tanggal 28 Juli - 3 Agustus 2019 nanti. Terimakasih With love ♥ PSM Grandio
Sonora Tidar
Ps. Bersihkan riwayat pencarian atau hapus Histori di browser
temen² biar bisa sering-sering like, karena voting tidak menggunakan sistem
akun melainkan cookie yang ada diaplikasi browser kalian, jadi kalian tidak
perlu membuat atau harus masuk akun untuk melakukan like
Pps. Minta tolong jangan like di postingan kompetitor lain ya🤭, like di postingan FICKYJIHANABABA, Urutan nomer 2 dari
postingan atas. Terimakasih
Pps. Nanti saat kalian menekan tombol like "♥"
pertama kali akan muncul kalimat : "AGAR LANCAR VOTENYA IZINKAN WEB
MENGGUNAKAN COOKIES!". Kemudian Klik "SETUJU". kemudian klik
tombol like-nya♥ sekali lagi sampai jumlah like bertambah+++”
| Gambar: pesan yang disebarkan PSM GST |
Sudah cukup mendapat
pemahaman dari pesan diatas? Atau belum paham? Bagaimana dengan satu video ini?
Video ini adalah video yang sama yang digunakan sebagai status Whatsapp anggota
PSM GST saat melakukan permintaan dukungan untuk vote. Cukup ‘cerdik’ kan?
Apakah orang-orang yang melihat video dan dikirimi pesan oleh PSM GST juga mengikuti arahan mereka? Jika itu benar, maka sudah jelas untuk mendapatkan vote sebanyak itu bukanlah hal yang mustahil. Sebagai seorang mahasiswa
apakah mereka tidak menyadari bahwa ‘kecerdikan’ mereka tidak jauh berbeda
dengan ‘kecurangan’?. Atau mereka tidak peduli? yang penting bisa menang...!?. Aku pun masih belum yakin apakah pemilik akun @fickyjihanababa yang di bio IG-nya
mengaku sebagai Visual Composer dari PSM GST terlibat dalam hal ini atau tidak.
Karena berdasarkan komentar-komentarnya, ia tampak tak tahu apa-apa dan bisa
dibilang ia mengaku sebagai korban atas kejadian ini. Lalu, siapakah dalang
dibalik ‘ide brilian’ ini?. Entahlah, aku pun masih belum tahu. Tapi, jika
pemilik akun @fickyjihanababa tidak terlibat dalam hal ini, apakah anggota-anggota
PSM GST terlibat secara sadar atas hal ini? Aku mengatakan hal tersebut karena
banyak anggota PSM GST yang berkomentar di akun @nugreenteaid tampak menutupi ‘kecurangan’
atau bisa dibilang ‘kecerdikan’ mereka. Atau yang lebih mengerikan lagi @fickyjihanababa
dan anggota PSM GST memang bekerjasama untuk menutupinya?. Namun, ini bukan
berarti hanya PSM GST yang melakukan hal tersebut, karena ada akun lain yang
juga mendapat vote dalam jumlah besar. Kalian bisa mengunjungi website Nu Tea IBFC untuk melihatnya sendiri. Namun, bisa jadi bukan teknik “pembersihan cookies” yang digunakan beberapa
akun lain untuk mendapat peningkatan vote. Mungkin ini hanya salah satunya
saja.
Selain mempermasalahkan dugaan
‘kecurangan’ @fickyjihanababa, PSM GST, dan akun lainnya, kita seharusnya juga
mempertanyakan kemampuan panitia NU IBFC dalam menyelenggarakan kompetisi ini. Kenapa
mereka bisa sampai kecolongan akan hal ini? Apalagi dengan teknik ‘sederhana’
seperti itu. Lalu, ada pula yang berkomentar bahwa penjurian hadiah
mingguan/bulanan bisa sangat ketat, tapi hadiah utama kok penjuriannya
asal-asalan?. Kemudian, panitia NU IBFC juga tidak menjelaskan dengan gamblang bagaimana
langkah penyelesaian kejadian ini. Mereka hanya mengubah sistem vote tetapi belum
ada kepastian bagi peserta tentang perolehan vote kemarin, apakah ikut dihitung
atau tidak.
Akhirnya, demikian pembahasan
dari peristiwa yang cukup mengganjal pikiranku selama beberapa waktu terakhir
ini. Aku penasaran kenapa mereka, baik @fickyjihanababa, PSM GST, akun lain yang diduga melakukan 'kecurangan', serta panitian NU IBFC bisa melakukan hal tersebut. Apa mungkin mereka sedang merayakan "APRIL MOP"? 😱😱Silahkan kalian bisa berkomentar mengenai bahasan ini, jangan lupa gunakanlah
bahasa yang baik dan sopan.
Tenang saja, aku tak lupa
pada janjiku untuk menambahkan link pembahasan jam malam kampus dan polusi
suara akibat kampanye. Ini beberapa link-nya...
Jam Malam Kampus:
https://rahmikosu.blogspot.com/2019/04/jam-malam-kampus.html
https://raninandiya.blogspot.com/2019/04/jam-malam-diberlakukan-mahasiswa.html
https://erinanying.blogspot.com/2019/04/merespon-aturan-jam-malam-kampus.html
Polusi Suara akibat Kampanye:
https://diananggrean.blogspot.com/2019/04/tahun-politik-dan-knalpot-treng-treng.html
https://sinple-plan.blogspot.com/2019/04/aku-tak-tenang.html
https://gitadhara.blogspot.com/2019/04/pagi-ini-saya-awali-dengan-amarah-yang.html
Jam Malam Kampus:
https://rahmikosu.blogspot.com/2019/04/jam-malam-kampus.html
https://raninandiya.blogspot.com/2019/04/jam-malam-diberlakukan-mahasiswa.html
https://erinanying.blogspot.com/2019/04/merespon-aturan-jam-malam-kampus.html
Polusi Suara akibat Kampanye:
https://diananggrean.blogspot.com/2019/04/tahun-politik-dan-knalpot-treng-treng.html
https://sinple-plan.blogspot.com/2019/04/aku-tak-tenang.html
https://gitadhara.blogspot.com/2019/04/pagi-ini-saya-awali-dengan-amarah-yang.html
Oiya, tak lupa aku
mengingatkan bahwa kalian boleh melakukan vote ulang di website Nu Tea IBFC. Karena,
bisa jadi vote yang didapat saat masih menggunakan sistem cookies tidak ikut
dihitung... dan perhitungan dimulai dari vote sistem verifikasi nomor hp. Pastikan
kalian memilih jagoan masing-masing dan buat mereka jadi pemenang.
Terima kasih telah mengunjungi
blog ini. Sampai jumpa di postingan selanjutnya minggu depan.
Selamat berakhir pekan!
Have a sweet day!
Btw, sejak kapan si
Animanda mengubah “saya” menjadi “aku”? 🙀













Kak animanda kok gaikut kontesnya
BalasHapusNggak bisa flip bottle & Nggak punya uang buat beli Nu Tea-nya.
HapusSaia kan makhluk kismin...😢
Dan ternyata saya belum ngevote :( . btw thanks for promotiom my blog :D
BalasHapusTypo kui "promotiom"
Hapuskenapa ganti 'aku' kak ? terimakasih atas promotionnya kak :)
BalasHapusKarena saia lupa 😂
HapusBtw, sama-sama
Sudah pernah nyoba vote tapi ngga tahu kehitung ngga, karena vote pakai sistem yang lama. Ini artikel nya
BalasHapusAda bau bau promosinya 😂
Ayo vote lagi mumpung masih ada waktu. 😄
HapusAda bau" promosi tapi saia tak dibayar😢
kasihan😔